Pages

Sunday, 18 May 2014

3600 Detik by Charon

Sunday, 18 May 2014

"Sandra sangat terpukul ketika orangtuanya bercerai. Dan hatinya semakin sakit ketika ayahnya memutuskan ia harus tinggal bersama ibunya, yang selama ini tak pernah dekat dengannya. Kemarahan yang dipendam membuat Sandra menjadi remaja yang bandel. Berulang kali ia dikeluarkan dari sekolah karena kenakalannya di luar batas.

Akhirnya ibunya memutuskan untuk pindah kota. Menurut pendapatnya, suasana dan lingkungan baru akan mengubah perilaku Sandra. Tetapi, Sandra sengaja berulah lagi supaya dikeluarkan dari sekolah. Namun ia salah perkiraan. Pak Donny, wali kelasnya, dengan sabar berhasil menghadapi Sandra.

Lambat laun Sandra berubah. Orangtua maupun gurunya heran. Mereka yakin, Leon-lah yang membuat gadis itu berubah. Mereka juga bertanya-tanya kenapa Leon bisa bersahabat dengan Sandra, sementara murid-murid yang lain justru menjauhi gadis urakan itu.

Apa yang membuat Leon tertarik pada Sandra, padahal keduanya bagaikan langit dan bumi?

Selain 3600 DETIK yang sudah dicetak ulang puluhan kali, Charon juga menulis novel laris 7 Hari Menembus Waktu, 1000 Musim Mengejar Bintang, dan Trio Weirdo."

(Rasanya telat banget ya, film udah keluar baru bikin review bukunya...)
Sandra adalah seorang gadis berandalan. Membolos, merokok- sebutkanlah, hampir semua pelanggaran pernah dilakukannya. Tidak ada sekolah yang mampu menampungnya lebih dari dua minggu. Dulunya Sandra adalah siswa berpestasi; dulu, sebelum kedua orangtuanya bercerai dan ia harus tinggal bersama mamanya yang tidak dekat dengannya. Mama Sandra sendiri berpendapat bahwa suasana dan lingkungan baru dapat merubah kelakuan Sandra, dan jadilah mereka berpindah kota.

Di sekolah barunya di kota tersebut, Sandra tetap berusaha mencari akal agar ia dikeluarkan dan membuat mamanya marah. Tapi wali kelasnya, Pak Donny, menghadapinya dengan sabar. Disitu juga Sandra bertemu dengan Leon, yang kepribadiannya sangat bertolak belakang dengan Sandra. Tetapi, secara tidak sadar, mereka berdua malah merubah hidup masing-masing.

Buku ini punya cerita yang ringan dan "remaja banget". Alurnya cepat dan penuturannya sederhana. Sama sekali ga ngebosenin. Sandra yang moody mungkin bisa bikin beberapa orang kesal, tetapi rasanya aku bisa mengerti kenapa dia bisa moody seperti itu, jadi aku fine-fine saja. (Walau sempat terlintas di benakku: "Kenapa labil gini pertama-tama baik tiba-tiba marah-marah..")

Leon.. how I wish you would never... ah. Leon benar-benar tahu bagaimana memperlakukan cewek. He is just so sweet. Cara Leon memanggil Sandra dengan "Non" >>>>>>>
Beberapa hari yang lalu, salah satu temanku membawa novel ini ke kelas, menghabiskannya dalam satu dudukan, dan menangis. 2 temanku yang lain mencoba membacannya dan bam, mereka juga menangis. Di kelas. Aku bertanya-tanya, sesedih itu kah novel ini. Dan aku mencoba membacanya. Pertama-tama, saat aku membacanya di kelas, aku membacanya dengan pace yang lambat karena aku ga terlalu bisa fokus membaca saat keadaan disekitarku berisik dan kebiasaanku mengulang-ulang kalimat yang sama (ini masalah utamanya), tetapi saat membaca di rumah, aku meyakinkan diriku untuk tidak terlalu memikirkan dua hal diatas. Dan jadilah aku membaca novel ini dalam 2 hari, 16-17 Mei. Untaian kata-kata Charon sederhana, tetapi "ngena" (mungkin karena itu juga aku nge-squeal terhadap Leon).

5/5. I love you, Leon.
-

This is my first read book after UN was over. Cheers to the great freedom ahead! Now all I need to do is wait for my score. I also have 2 weeks of holiday because my juniors and seniors are having their finals. After UN was over, I actually continue my current reads, This Is What Happy Looks Like by Jennifer E. Smith, but I get tired reading it on e-book and I can't find it anywhere at my nearest bookstores& usually used online bookstore, so I didn't continue it. I picked up Last Minute in Manhattan by Yoana Dianika and got bored with the story, so yeah. Anyway, I'm sorry for anyone who commented on this blog, I cannot reply to your comment! I'm gonna fix this up soon but once again, I'm sorry!

2 comments:

  1. Aaaa bikin nangis?? Kenapa aku ga cari buku ini pas ke book fair kemarin :""""""D
    Kebetulan lagi pingin nyoba2 buku karangan lokal yang bagus dan saya kepengen karena Leon itu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kata2nya itu loh, simple tapi ngena banget. Bukan buku romance sih, tapi kayak romance gitu. Coba baca deh.:D

      Delete

Books and Stardust © 2014