Pages

Friday, 7 March 2014

Athena: Eureka by Erlin Natawiria

Friday, 7 March 2014

"Pembaca tersayang,

Langkahkan kakimu ke kota sang dewi kebijaksanaan, Athena. Dari penulis debut Gagasmedia, Erlin Natawiria, kita akan mengikuti Widha mewujudkan impian masa kecilnya serta mendiang kakaknya yang kembar.

Satu insiden kecil di losmen mempertemukan Widha dengan Nathan. Mereka menjadi rekan seperjalanan; menyusuri Agora, Plaka, lalu ikut larut dalam keriaan sepasang pengantin baru di Rafina. Rasa bertumbuh seiring kaki-kaki mereka melangkah, dan binar tepercik setiap kali keduanya berserobok pandang.

Namun, di sebuah kios buku kuno di Monastiraki, Widha melihat hantu masa lalunya. Seseorang yang tidak seharusnya hadir di kota impiannya. Sosok yang gagal dia lupakan.

Setiap tempat punya cerita,

Di antara puing-puing kuil Parthenon, ada reruntuhan hati yang siap dibangun kembali.

Salam,

Editor"

Widha adalah seorang mahasiswa under-graduate di suatu universitas di Bandung yang sekaligus merupakan seorang jurnalis koran kampusnya. Ia bertemu dengan idolanya, yang secara tidak langsung memberi petunjuk tentang keberadaan seseorang di masa lalunya, dan mengantarkannya berpetualang sampai ke Athena, Yunani. Ia sangat menyukai segala hal tentang negara ini dan selain untuk menemukan hantu masa lalunya, Widha juga sekaligus mewujudkan impian mendiang kakaknya yang kembar.

Di Athena jugalah Widha bertemu dengan Nathan, seorang berkebangsaan Australia yang sedang berlibur di Athena, melarikan diri lebih tepatnya, dan menjadi partner wisata Widha di Athena.

Awal buku ini...ngebosenin. Terlalu banyak detail yang menurutku ga perlu. Sampai pertengahan malah. Di sinopsis ditulis: "Satu insiden kecil di losmen mempertemukan Widha dengan Nathan";
"Namun, di sebuah kios buku kuno di Monastiraki, Widha melihat hantu masa lalunya. Seseorang yang tidak seharusnya hadir di kota impiannya. Sosok yang gagal dia lupakan." 2 penggalan dari sinopsis buku ini, untukku, berkesan bahwa konflik tersebut bakalan bikin aku nge-feel, bikin aku lebih bisa kenal sama tokoh-tokoh di buku ini, tapi kenyataannya di dalam novel dua konflik ini ga bikin aku nge-feel. Di sinopsis belakang kesannya dua hal tersebut merupakan hal major, tetapi nyatanya menurutku tidak, semacam hanya kejadian lewat saja. Masalah antara Widha dan Nathan di bagian mau akhir cerita menurutku kurang jelas, mereka lagi mempersalahin apa.

Walaupun begitu, disini kita serasa benar-benar jalan di Athena. Aku suka melihat Widha dan Nathan berinteraksi, walaupun cuma hal kecil seperti kebiasaan Nathan menarik sebelah earphone Widha. Kadang percakapan beberapa tokoh agak memaksakan juga.

Ending buku ini: ga terduga. Ga terduga dalam arti event yang sedang berlangsung, ini tuh lagi event apa. Aku kira ini tuh lagi event ini, tapi ternyata event itu. Kalau endingnya sih sudah ketauan, siapa berakhir dengan siapa. Endingnya ga mengecewakan, sweet malah.

I've finished this book since March 1st and I just have the time to make the review now. First, try out kota. Second, my phone's keypad is a little bit error, so I can't comfortably write my review (and do other things like before) Bought this in Gramedia last December, and the cover's so nice.

2.5/5 stars.

No comments:

Post a Comment

Books and Stardust © 2014